Deiksis

05 Juli 2026 Admin 51
Deiksis

Deiksis adalah istilah dalam kajian pragmatik yang merujuk pada kata atau ungkapan yang maknanya bergantung pada konteks pemakaian bahasa. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani deiktikos yang berarti "menunjuk" atau "memperlihatkan". Karena itu, deiksis berfungsi sebagai penunjuk terhadap orang, waktu, tempat, atau unsur lain yang hanya dapat dipahami apabila diketahui siapa penuturnya, kepada siapa tuturan ditujukan, serta kapan dan di mana tuturan itu diucapkan.

Kajian deiksis berkembang seiring lahirnya pragmatik sebagai cabang linguistik yang menekankan pentingnya konteks dalam memahami makna bahasa. Melalui deiksis, penutur dapat menyampaikan informasi secara lebih ringkas tanpa harus mengulang keterangan yang sama.

Secara umum, deiksis dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu deiksis persona, deiksis waktu, deiksis tempat, deiksis wacana, dan deiksis sosial. Deiksis persona ditunjukkan oleh kata ganti seperti saya, kamu, dan mereka. Deiksis waktu tampak pada kata sekarang, kemarin, atau besok. Deiksis tempat menggunakan kata seperti di sini dan di sana. Deiksis wacana mengacu pada bagian tertentu dalam suatu teks, misalnya pernyataan berikut atau hal tersebut. Sementara itu, deiksis sosial menunjukkan hubungan sosial melalui penggunaan sapaan seperti bapak, ibu, atau yang mulia.

Contoh sederhana, kalimat "Saya akan datang besok ke sini" hanya dapat dipahami dengan tepat jika diketahui siapa penuturnya, kapan kalimat itu diucapkan, dan lokasi pembicaraan berlangsung. Hal ini menunjukkan bahwa konteks merupakan unsur utama dalam memahami makna deiksis. (Marlina)

Serindit

Online